Cinta Adalah Hakikat Keberadaanmu

 


Cintai Diri:Pahami Hakikat Keberadaan 

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّما خَلَقْناكُمْ عَبَثاً وَ أَنَّكُمْ إِلَيْنا لا تُرْجَعُونَ فَتَعالَى اللهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ لا إِلهَ إِلاَّ هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَريم

A fa ḥasibtum annamā khalaqnākum 'abaṡaw wa annakum ilainā lā turja'ụn Fata'ālallāhul-malikul-ḥaqq, lā ilāha illā huw, rabbul-'arsyil-karīm,

 

Artinya: "Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) ´Arsy yang mulia." (QS. Al-Mukminuun (23): 115-116)

 

Memahami hakikat keberadaanmu di dunia ini. Kita menyadari bahwa kehidupan tiada lain hanyalah terdiri dari menit dan detik. Ia tidak lain hanyalah terdiri dari siang dan malam. Tiada lain hanyalah terdiri dari hembusan-hembusan nafas. Memang waktu adalah hidup; waktu lebih terasa berharga daripada emas dan perak; waktu adalah segalanya lebih berharga dari apapun di dunia ini. Akan tetapi, pernahkah kamu pahami apa hakikat keberadaanmu di dunia ini? sebelum kamu memahami yang lainnya, pahami terlebih dahulu apa hakikat keberadaanmu di dunia ini, sebab dengan menyadari hal ini, akan membuat kamu menyadari harus melangkah kearah mana hidupmu. Bahkan dengan menyadari hakikat keberadaanmu di dunia ini, akan membuat diri kamu lebih termotivasi untuk kembali bangkit menatap masa depan.

Mengapa Kamu Hidup?

Kamu boleh saja menganggap hidupmu telah berakhir dan tidak ada gunanya lagi untuk hidup. Tapi, kamu tidak berhak untuk mengakhiri hidup. Sebelum kamu bertekad untuk mengakhiri hidupmu, pernahkah kamu bertanya pada dirimu, "mengapa aku hidup?" ini adalah pertanyaan yang paling mendasar yang pasti setiap orang pernah mempertanyakan pertanyaan ini. Apakah kamu tercipta begitu saja, menjalani kehidupan mengalir dengan sendirinya? Tanpa ada yang menciptakan dan mengendalikan kehidupan? Tentu tidak kan? Ada begitu banyak hakikat keberadaanmu yang mesti kamu sadari.

Allah Tak Pernah Menciptakan Sesuatu dengan Sia-sia 

Saya pernah mengalami hari, di mana keadaan saya ketika itu begitu sangat terpuruk, bersedih dengan kepedihan yang begitu dalam, serasa hidup sudah tidak adil dan tidak ada artinya lagi, bahkan saya pernah kehilangan harapan dan mimpi untuk kembali bangkit. Seolah orang-orang di sekeliling saya begitu kejam. Mereka tidak mengerti perasaan, keinginan dan mimpi saya. Sampai-sampai merasa, mereka semua telah merenggut kebahagiaan saya. Akan tetapi, di satu malam saya menyadari sesuatu. Ketika itu tepat pada malam pergantian tahun baru masehi, tepat pukul 00.10 WIB saya melaksanakan shalat tahajud, berusaha mencari ketenangan hati. Saya tersadar ketika itu, bahwa waktu terus berjalan meski bagaimanapun saya terluka dan kecewa, waktu akan terus belalu tanpa menghiraukan. Saya termenung memikirkan sesuatu kala itu. Sebenarnya apa tujuan Allah memberikan hidup bagi saya, untuk apa? Jika Allah memberikan saya hidup lalu kenapa Allah membiarkan saya terluka seperti ini? Itulah beberapa pertanyaan yang muncul dalam benak saya ketika itu. 

 

Tepat ketika kembang api di luar meledak-ledak dengan meriahnya, saya tersadar bahwa Allah berikan saya hidup bukan untuk main-main, saya adalah makhluk-Nya yang diciptakannya dengan sempurna, tugas saya sebagai manusia adalah untuk beribadah, menjadi kepanjangan tangan-Nya sebagai khalifah di muka bumi ini. Saya boleh saja merasa kecewa dengan sikap orang tua ketika itu, yang memutuskan sesuatu dengan sepihak hingga mengecewakan saya. Mereka adalah jalan yang dipilih Allah untuk melahirkan saya kedunia ini, tapi tetap hakikat kehidupan saya adalah karena kuasa-Nya.

 

"Allah tidak pernah menciptamu dengan kesia-siaan, pasti ada rencananya yang begitu besar yang belum kamu sadari sepenuhnya." Ya, itulah kata-kata yang terucap ketika saya mencoba menguatkan hati dan meluruskan pikiran. Hakikat keberadaan saya bukanlah sebuah kesia-siaan, saya hanya perlu membuka mata hati dan pikiran. Bahwa tugas utama saya di dunia ini hanyalah untuk beribadah kepada Allah bukan sebaliknya; terus terpuruk dalam kesedihan, membiarkan setan tertawa mentertawakan kepedihan hati saya, kehilangan harapan untuk melanjutkan mimpi dan hidup. Terlalu tidak berfaedah jika hal itu terus saya lakukan.

Cintai Dirimu Karena Kamu Istimewa 

Kiat-kiat yang bisa kamu lakukan agar selalu ingat dengan apa sebenarnya hakikat keberadaan kita di dunia ini adalah dengan mencintai dirimu dan keadaan yang terjadi dalam hidupmu. Selalu melihat dan merenungkan setiap kejadian yang terjadi di dalam kehidupan, belajar dan terus membuka mata hati dan diri untuk melihat begitu besarnya karunia Allah Ta'ala untuk kita, dia tidak pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Bahkan nyamuk yang kita anggap merugikan Allah pasti letakkan kebaikan di dalamnya.

Allah berikan rasa sakit agar kita belajar bagaimana caranya untuk

bangkit. (@yani_dayanti)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pornografi Perusak Kehidupan

  Pornografi The Drug Of The New Milenium Pornograpi adalah narkoba yang mengubah otak penggunanya secara radikal. ini adalah zat yang sanga...